Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

Poligami dan Spiritualitas Dalam Konsep Pernikahan Islam

Gambar
Poligami dan Spiritualitas    Dalam Konsep Pernikahan Islam    Sumber gambar: riauonline.com             Dalam dunia Islam, sebuah konsep pernikahan yang menginformasikan kaum laki-laki memiliki hak porsi empat istri, telah mengakar sebagai syari’ah, dan   tidak sebaliknya. N ash-nash syar’i -pun telah mendokumentasikan konsep pernikahan semacam ini, salah satunya terekam dalam ayat Alqur’an yang berbunyi: وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَى فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى أَلَّا تَعُولُوا             “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : d...

NKRI Vs Khilafah

Gambar
NKRI VS KHILAFAH: TEROR BUKAN ISLAMI Sumber gambar: jalandamai.org.id             Di era ini, khususnya yang dialami NKRI , banyak tragedi atau peristiwa yang dapat mengguncang ketenangan   kalangan non muslim – muslim. Fenomena yang terjadi ialah teror, kasus radikalisme bahkan ekstremisme, seperti munculnya fraksi-fraksi yang menentang sistem negara dan selainnya. Atas tragedi-tragedi ini, kaum muslim terkucilkan dan merasa bertanggung jawab atas kejadian yang terjadi belakangan. Memang nampaknya yang memelopori dan melakukan kasus-kasus ini ialah orang-orang muslim. Seperti, teror yang dilakukan oleh para muslim dan mengakuinya sebagai jihad. Begitu pula, aksi-aksi radikal yang dilakukan oleh fraksi-fraksi Islam, seperti (ingin) mendirikan khilafah. Karena mereka menentang sistem pemerintahan dan kenegaraan NKRI.             Aksi-aksi demikian diakuinya s...

Serba-Serbi Idul Adha di Ponpes Assalafi Al Fithrah Surabaya

Gambar
Serba-Serbi Idul Adha Di Ponpes Assalafi Al Fithrah Surabaya             Surabaya, 11 Agustus 2019 –   “ Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar....” Ponpes Assalafi Al Fithrah Surabaya diselimuti gema merdu ini sebagai simbolis perayaan Idul Adha. Hampir semalaman suntuk para santri menyuarakannya dengan jeda kegiatan wajib shalat Shubuh berjama’ah.             Dua jam sebelum digelarnya shalat Ied, lapangan dengan ukuran (kurang lebih) 4 hektar, resmi dipadati manusia dengan kostum serupa. ;serba putih. Tepat pukul 06:30 WIB, shalat Idul Adha berjama’ah digelar. Dipimpin oleh Ustadz. H. Rosidi, M.Fil.I   (sebagai imam shalat Ied)   dan Ustadz. H. Zaenul Arif (sebagai Khatib.) Selanjutnya, setelah dilaksanakannya shalat Ied, para santri dan jama’ah Al Khidmah menuju pesarean yang berlokasi di posisi barat laut dari arah kanan masjid. Memang...